Monday, March 06, 2006

News from Piggyvora

Selasa, 27 Februari 2006,
Beberapa anggota dari Piggyvora telah bersepaka [t] untuk membuat pertemuan pada hari Minggu, 5 Maret 2006, di Cipete, salah satu tempat Piggyvora yang bekerja di salah satu oil service company. Sebenarnya, pertemuan tersebut merupakan suatu langkah "rekonsiliasi" karena salah satu anggota tidak ikut pada pertemuan di minggu sebelumnya dimana 2 anggota bersepaka [t] untuk menikmati bakmi/bihun AKANG di Kelapa Gading...hihihi..sorry Cik ;)

Minggu, 5 Februari 2006,
Ketiga anggota akhirnya berkumpul di Cipete pada pukul 15.30 WIB, molor dari jadwal yang telah ditentukan karena ada alasan teknis yang tak dapat diganggu gugat hehehehe.....
Setelah berhahahihi...akhirnya acara dilanjutkan dengan menonton sitkom Everybody Loves Raymond dan Zoolander (dibintangi oleh Ben Stiller dan Owen Wilson)

Waktu menunjukkan pukul 17.30 - suatu waktu yang tepat bagi ketiganya untuk mulai bergerak menuju tempat yang telah ditentukan : Kelapa Gading!!!


Sesampainya di suatu rumah makan seafood, kami langsung memesan beberapa menu yang menurut kami akan memuaskan nafsu makan yang sedang memuncak..huaaaaaaaahhhh...sssshh huehehehhe.....seperti yang bisa dilihat pada gambar di atas. Ada:
kepiting telur saos mentega,
cah kangkung,
tauge ikan asin,
cumi bakar,
ikan kue bakar,
kerang rebus.....pokoke ruameee tenan deh..




Setelah semua makan terhidang, akhirnya dimulailah "pembantaian" terhadap hewan-hewan laut yang tak bersalah itu. Di samping saya terdapat piggyvora yang tidak lagi mengingat batas-batas Body Mass Index (BMI) atawa Indeks Berat Tubuh. Sambil makan, dia bercerita bahwa selama satu minggu itu dia telah banyak menikmati makanan yang enak-enak sehingga ketika menyantap makanan seafood tsb dia nampak terlihat "lelah dan loyo" seperti pada gambar di atas.... see..see...


Sementara itu, salah satu anggota piggyvora yang biasanya begitu bersemangat dalam mengurangi stock piggy nasional, kali ini nampak tak begitu berdaya dalam membantai hewan-hewan laut tsb. Ini dapat dimaklumi mengingat bahwa dia pun sudah melewati batas BMI sehingga cukup berhati-hati dalam menikmati santapan hewan laut, yang mana ekspresinya dapat kita perhatikan pada gambar disamping ini.



Di sisi lain, penulis dengan santainya menikmati semua hidangan laut yang tersedia. Ini dapat dimaklumi karena meskipun BMI penulis, secara jujur mengakui, telah melewati batas ambang kesadaran....eh...batas normal, tetapi lewatnya ta jauh-jauh amatlah (bisa cincai2 gitu)...sehingga hatipun bisa senang dan makan pun dengan riang huehehehehe....ta percaya? Lihatlah gambar di atas. Coba bandingkan dengan piggyvora disampingnya...yang nampak terdiam.....sepertinya susah bernapas karena perutnya sudah penuh dengan makanan huahahahaha...Mungkin bila diungkapkan dengan kata-kata dia akan berkata," Sial, kawan awak di samping ini masih santai aja makan. Sementara awak ini sudah sesak perut...seperti mo mencreeeet."

Akhirnya, setelah sekian lama terdiam dan menikmati otot-otot perut melakukan tugas yang telah dimulai oleh mulut kami masing-masing, akhirnya kami bergegas pulang, kembali ke Cipete.

Saturday, March 04, 2006

Keadaan Manusia di Akhir Jaman...

Setiap pergantian tahun, kita berharap bahwa tahun baru yang akan kita lalui setidaknya lebih baik daripada tahun yang telah kita lewati. Adanya peningkatan atas kehidupan merupakan suatu harapan yang wajar diinginkan oleh setiap manusia. Tetapi, yang saya percaya, kehidupan di dunia ini dari tahun ke tahun tidak akan semakin membaik.

Coba kita perhatikan beberapa kejadian yang telah terjadi sekitar tahun 2005 dan tahun 2006. Betapa teririsnya hati tatkala kita mengetahui beberapa kejadian berikut ini via membaca koran atau melihat dari televisi:

1. Kerena cemburu, seorang isteri dibunuh oleh suaminya. Kemudian sang suami bunuh diri.

2. Seorang anak memukuli orang tuanya karena tidak mendapat uang dari Bantuan Langsung Tunai (BLT).

3. Dua pasang cowok & cewek (setingkat SMP) memperkosa seorang anak gadis (setingkat SD).

4. Seorang anak (setingkat SD) nekad bunuh diri dengan cara gantung diri karena orang tuanya tidak mampu membayar biaya sekolah.

5. Seorang anak nekad bunuh diri dengan cara gantung diri karena tidak tahan akan kesulitan hidup yang dihadapi.

6. Seorang artis yang belum menikah sudah mengandung 7 bulan. Bahkan ada yang sudah memiliki anak tetapi ayah dari anaknya tidak diketahui.

7. Beberapa artis telah menetapkan hati untuk bercerai dari pasangan masing-masing dengan alasan sudah tidak cocok lagi.

8. Seorang ayah tega menjual anaknya karena tidak mampu menghidupi.

9. Seorang pria tega menyodomi beberapa anak lelaki. Kemudian membunuhnya.

10. Anda bisa tambahkan........?? (saya tidak sanggup meneruskan. terlalu banyak)

Sejenak bila saya pikirkan, mengapa semua hal di atas dapat terjadi!?

Ketika saya membaca Alkitab, sampailah di Surat Paulus ke Timotius yang ke-2 pada pasal ke-3:

"Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
* Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang.
* Mereka akan membual dan menyombongkan diri,
* Mereka akan menjadi pemfitnah,
* Mereka akan berontak terhadap orang tua dan tdak tahu berterima kasih,
* Tidak mempedulikan agama,
* Tidak tahu mengasihi,
* Tidak mau berdamai,
* Suka menjelekkan orang,
* Tidak dapat mengekang diri,
* Garang,
* Tidak suka yang baik,
* Suka mengkhianat,
* Tidak berpikir panjang,
* Berlagak tahu,
* Lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah.
* Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya.

Nyatalah, bahwa pada hari-hari, bulan-bulan dan tahun-tahun mendatang, kehidupan di dunia tidak [akan] semakin membaik karena banyak orang akan [sudah] melakukan hal-hal di atas.

Bila manusia di dunia [sudah] tidak lagi melakukan hal-hal yang baik, sementara dunia ini dipenuhi oleh manusia-manusia yang "mengendalikan" kehidupan di dalamnya, dapat kita bayangkan betapa [akan] semakin memburuknya kehidupan di dunia ini.

Jadi, akan semakin membaikkah kehidupan di dunia ini menurut Anda di masa-masa mendatang?